Burung-burung berparuh ekstrim (3)

Burung memiliki bermacam-macam strategi untuk memikat pujaan hati. Ada yang mengandalkan suara merdu penuh bujuk rayu, ada yang memamerkan keindahan bulu-bulu, ada yang menari dengan wajah berseri-seri dan lain-lain.

Untuk alasan itulah, sang pejantan dalam dunia burung, tampil lebih indah, berhiaskan bulu berwarna-warni, suara yang merdu dan gerak-gerik yang lincah. Salah satu bagian tubuh burung yang penting untuk memikat betina adalah paruh.

Pada postingan kali ini, Cakrawala akan mencari jenis-jenis burung yang berparuh paling ekstrim namun juga memiliki warna dan ornamen paruh yang paling indah.

1. Raja Udang (Kingfisher)

Raja Udang adalah jenis burung berukuran kecil hingga sedang. Raja Udang mudah dibedakan dari jenis burung lainnya karena memiliki kepala yang besar, paruh yang panjang, kokoh dan tajam dengan ujung meruncing serta kaki dan ekor yang pendek.

Salah satu jenis Raja Udang yang memiliki paruh besar berwarna cemerlang adalah Cekakak Jawa Halcyon cyanoventris. Burung ini memiliki paruh sangat besar berwarna merah-jingga terang dengan warna biru yang indah pada sayap, ekor dan punggungnya .

1. Rajaudang Jawa

Gambar 1. Cekakak Jawa Halcyon cyanoventris. Sumber: flickr dan pinterest.com.

Cekakak Jawa tergolong spesies endemik yang langka. Burung ini hanya memiliki sebaran terbatas di Jawa dan dilindungi Undang-Undang.

2. Bebek Ruddy (Ruddy’s Duck)

Keunikan Bebek Ruddy  Oxyura jamaicensis terletak pada paruhnya yang berwarna biru muda. Warna ini tergolong tak lazim, karena kebanyakan burung memiliki paruh berwarna hitam, kuning atau jingga.  

Bebek Ruddy berasal dari Amerika Utara dan Pegunungan Andes di Amerika Selatan. Bebek ini banyak dipelihara sebagai burung hias di kolam-kolam dan danau di Inggris dan beberapa negara Eropa lainnya.

2. Bebek Rudy

Gambar 2. Bebek Ruddy Oxyurta jamaicensis. Sumber: Christopher Martin.

Habitat utama bebekberparuh biru muda ini adalah perairan seperti danau dan kolam yang memiliki banyak tumbuhan air. Saat musim dingin di belahan bumi utara, bebek ini akan melakukan migrasi ke daerah selatan yang lebih hangat dan lebih banyak memiliki sumber makanan.

Bebek Ruddy memiliki kemampuan berenang dan menyelam yang istimewa. Makanan utamanya terdiri dari biji-bijian tumbuhan air, serangga dan Udang-udangan.

3. Mandar (Moorhen)

Burung Mandar banyak ditemukan di rawa-rawa dengan tumbuhan air yang lebat. Kaki burung dilengkapi dengan jari-jari yang panjang sebagai adaptasi untuk berjalan di tanah berlumpur yang lunak. Keunikan burung ini terletak pada ornamen paruh serupa pelana berwarna merah jingga yang terletak diantara dua matanya.

3. Gallinulla chloropus

 Gambar 3. Mandar biasa Gallinula chloropus. Sumber: Adrian North, flickr.com.

Mandar biasa Gallinula chloropus termasuk burung omnivora yang memakan tumbuhan air, tikus kecil, amphibia dan telur. Burung ini termasuk dalam suku Rallidae. Jenis-jenis Mandar tersebar luas di dunia. Burung ini berbiak di daerah Siberia dan akan melakukan migrasi ke belahan bumi selatan saat musim dingin.

4. Camar Inca (Inca Tern)

Inca Tern Larosterna inca dikenal sebagai burung Camar yang paling indah. Tubuh didominasi warna abu-abu dengan paruh dan kaki berwarna merah jingga menyolok.

Keunikan dari burung ini dapat dilihat pada ornamen paruh berupa kumis putih yang memanjang dan terpelintir. Di bagian pangkal bawah kumis putih yang sexy dilengkapi dengan bantalan seperti gelambir berwarna kuning.

Burung yang memiliki kumis termasuk jarang dalam dunia perburungan. Selain sebagai ornamen atau hiasan, fungsi lain dari kumis ini belum diketahui.

4. Inca Tern

Gambar 4. Camar Inca Larosterna inca. Sumber: odensezoo.dk, redbubble.com.

Camar Inca termasuk burung endemik Peru dan Chili dengan daerah sebaran terbatas di pesisir barat Amerika Selatan. Makanan utamanya adalah bermacam jenis ikan Anchovy, semacam sarden kecil yang banyak ditemukan di pantai barat Peru dan Chili.

Camar Inca termasuk penyelam ulung yang mengejar dan menangkap mangsanya di bawah air.  Dari sisi taksonomi, Camar Inca juga unik, karena burung ini adalah satu-satunya burung yang tergolong dalam marga Larosterna.

5. Bangau Besar (Stork)

Bangau besar (Stork) adalah jenis bangau berukuran sangat besar dan tinggi. Bangau cantik dan anggun ini memiliki bulu putih dengan sayap dan leher berwarna hitam. Paruh lurus memanjang, berukuran besar, berwarna hitam pekat atau merah-jingga menyolok.

Selain ukuran paruhnya yang besar, ornamen gelambir seperti Sadel berwarna kuning pada spesies Ephippiorhynchus senegalensis kian mempercantik penampilan bangau jangkung ini. Dalam bahasa Inggris, burung ini disebut  Saddle-billed Stork. Bangau ini tersebar luas di Afrika.

Jenis Bangau besar berleher hitam glossy atau Ephippiorhynchus asiaticus tersebar luas mulai dari India hingga Asia Tenggara termasuk Indonesia (terutama Papua) dan Australia.

5. Saddle-bill stork

Gambar 5. Bangau-leher hitam Ephippiorhynchus asiaticus yang tersebar luas di Asia Selatan Tenggara, Papua hingga Australia (atas) dan Ephippiorhynchus senegalensis atau Bangau paruh-sadel yang tersebar luas di Afrika. Sumber: flickr.com., natur photo. cz.com.,vijaycavale.blogspot.com, wikimedia.org.

Bangau besar termasuk burung karnivora yang banyak menghuni lahan basah dan tepian pantai. Burung ini termasuk jenis bangau yang agresif mempertahankan daerah teritorial. Biasanya daerah yang dipertahankan kaya akan sumber makanan.

Menu harian burung ini mencakup ikan, katak, kepiting, telur dan tukik penyu, moluska, amphibia hingga reptilia. Burung ini juga kerap membunuh burung air lain yang berukuran lebih kecil dan kemudian menelannya bulat-bulat

6. Julang Sulawesi (Red Knobbed Hornbill).

Julang Sulawesi termasuk salah satu rangkong berparas paling indah. Burung ini memiliki tonjolan seperti mahkota di atas kepala dan pangkal paruh berwarna merah. Oleh karenanya burung ini dikenal dengan sebutan Red Knobbed-hornbill.

Pangkal paruh bawah dilengkapi dengan kantung makanan berwarna biru menyolok. Pangkal paruh atas dan bawah juga memiliki guratan-guratan yang konon menunjukkan umur burung tersebut. Dalam bahasa setempat burung ini disebut Alo. 

6. Julang Sulawesi

Gambar 6. Rangkong Sulawesi Rhyticeros cassidix. Sumber: flickr.com.

Rangkong Sulawesi adalah spesies endemik yang memiliki sebaran terbatas di Sulawesi dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Burung ini ditetapkan sebagai simbol propinsi Sulawesi Selatan. Makanan utama terdiri dari buah-buahan terutama buah beringin.

Dalam ekosistem, burung Rangkong memiliki peran sangat penting dalam regenerasi hutan dengan memencarkan biji dari buah yang telah dicerna ke pelosok-pelosok hutan yang jauh.

7. Toucan

Toucan adalah burung dengan paruh paling berwarna-warni di dunia. Burung pemakan buah ini tersebar luas di hutan-hutan tropis Amerika Tengah.  Sepanjang tepi paruh bagian dalam dilengkapi dengan gerigi-gerigi untuk memudahkan burung ini menahan buah dengan paruhnya.

Pada saat-saat tertentu, burung ini juga memakan serangga dan kadal kecil. Anak burung di dalam sarang biasanya juga diberi makan dengan serangga dan kadal kecil sebagai penambah asupan gizi.

7. Rhampastos sulfuratus

Gambar 7. Toucan Rhampastos sulfuratus. Sumber: wall.alphacoders.com.

Toucan umumnya hidup berpasangan atau dalam kelompok kecil. Paruh yang besar diduga memiliki peran dalam membantu pengaturan suhu tubuh dan mengambil buah-. Paruh ini juga berguna untuk menunjukkan dominansi terhadap pejantan lain atau mengintimidasi burung lain yang lebih kecil. Namun, belum diketahui apakah paruh ini juga berperan dalam memikat pasangan.

8. Puffin

Selain pinguin, burung Puffin juga sering dianggap sebagai burung yang paling imut-imut dan menggemaskan. Paruh burung pemakan ikan ini terkenal unik dengan warna menyolok.

Selain paruh menyolok, jenis Tufted Puffin juga memiliki alis yang sangat lebat. Alis panjang nan lebat ini mengingatkan penulis pada alis milik suhu-suhu sepuh nan sakti dari Shaolin dalam film-film persilatan.

8. Puffins

Gambar 8. Burung Puffin dengan paruh menyolok dan alis yang lebat. Fratercula arctica (atas) dan Fratercula cirrhata (bawah). Sumber: animalkid.com., blog.nwf.org., naturemappingfoundation.org.,abpreece.wordpress.com.

Burung Puffin termasuk burung pemakan ikan yang banyak ditemukan di belahan bumi utara. Untuk menghindari pemangsa, burung ini bersarang di pulau-pulau kecil yang berbentuk bukit dengan dinding yang terjal.

Seperti halnya Pinguin, burung Puffin termasuk perenang dan penyelam ulung yang mengejar mangsanya di bawah air. Sayapnya telah termodifikasi untuk bergerak cepat di bawah air. Saat terbang, sayap burung puffin mengepak dengan frekuensi 400 kepakan per menit.

9. Bearded Barbet

Selain burung berkumis dan beralis lebat, dunia perburungan juga mengenal jenis burung yang memiliki jenggot atau janggut. Salah satunya adalah burung Barbet berjanggut Lybius dubius. Burung pemakan buah ini tersebar luas di Afrika Barat. Habitat utamanya adalah hutan tropis dan hutan terbuka atau kebun dan taman dengan banyak tumbuhan penghasil buah.

9. Barbet

Gambar 9. Barbet berjanggut dari Afrika Barat Lybius dubius. Sumber: nejohnston. org., en.wikipedia. org.

Barbet berjanggut memiliki paruh dengan guratan-guratan memanjang yang besar. Di sekitar mata juga terdapat area tak berbulu yang luas. Belum diketahui apa fungsi dari janggut pada burung barbet ini. Jenis ayam hias tertentu ada yang memiliki cambang.

Sebagaimana burung pemakan buah lainnya, burung barbet juga termasuk agen pemencar biji yang membantu proses regenerasi hutan.

10. Burung Nasar Raja (King Vulture)

Sembilan burung yang telah diuraikan sebelumnya belum meyakinkan untuk dianggap sebagai burung tercantik sekaligus paling ekstrim. Satu-satunya kandidat yang bisa memenuhi kriteria ini mungkin hanyalah Burung Nasar Raja Sarcorhampus papa, rajanya burung pemakan bangkai. Namanya saja burung pemakan bangkai, pasti ekstrim lah. Tapi benarkah ada burung pemakan bangkai yang “cantik”?.

Berbeda dengan burung pemakan bangkai lain yang tampangnya bikin ill-feel seperti nenek-nenek sihir, King Vulture memiliki tampilan berbeda. Warna tubuh putih bersih dengan sayap dan ekor berwarna kontras (hitam). Kepala, leher, pial dan gelambir burung juga memiliki tampilan menyolok dengan warna kuning terang. Warna ini berpadu dengan warna merah, putih, hitam dan sedikit ungu.

King Vulture

Gambar 10. King Vulture Sarcorhampus papa. Sumber: en.wikipedia.org., bio expedition.com., fineartamerica.com., ramonmollerjensen.com.

Paruh King Vulture mirip burung Elang, sangat kuat dan melengkung tajam. Paruh ini berfungsi untuk merobek kulit bangkai hewan besar yang tebal dan liat, sesuatu yang tidak bisa dilakukan oleh burung pemakan bangkai yang lain.

Pada kebanyakan kasus, jika ada burung bangkai yang menemukan hewan besar yang telah mati seperti sapi atau kuda liar, burung ini akan menunggu datangnya King Vulture untuk merobek kulit yang tebal dan liat. Setelah King Vulture selesai makan dan kenyang, barulah burung bangkai yang lain saling berebutan untuk memakan sisa bangkai yang sudah dicabik-cabik sang Raja.

King Vulture tersebar luas di Amerika Tengah dan Selatan. Burung ini mendiami hutan tropis primer yang lebat dengan pohon-pohon yang tinggi. Hidup soliter atau bersama-sama dalam kelompok kecil. King Vulture memiliki daerah jelajah yang sangat luas. Seringkali, burung ini diamati saat terbang tinggi di sekitar padang rumput atau daerah terbuka untuk mencari bangkai hewan besar yang telah mati atau membusuk.

Dari bentuk paruh yang kuat dengan ornamen gelambir dan pial yang aneh serta warna kepala dan leher yang menyolok, Cakrawala menetapkan King Vulture sebagai burung paling ekstrim sekaligus paling “cantik”.

 

 

 

 

 

Dipublikasi di Fauna | Tag , , , , , , | Tinggalkan komentar