Air terjun Wining Pulau Buton

Selain aspal, kacang mete dan benteng, Pulau Buton memiliki banyak potensi wisata yang belum terekspos luas. Diantaranya adalah wisata air terjun. Salah satu air terjun yang paling dekat dengan Pasarwajo dan paling mudah dijangkau dengan kendaraan adalah air terjun Wining.

Air terjun Wining terletak di Desa Kabungka kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton. Berjarak 20 km dari kota Pasarwajo dan dapat ditempuh selama 30 menit. Daerah sekitar air terjun ini juga dekat dengan kawasan hutan Lambusango yang dilindungi pemerintah.

Untuk menuju lokasi air terjun tidak terlalu sulit karena jalur yang dilalui searah dengan jalan menuju tambang aspal Kabungka.

Wining-1-dody94.wordpress.com

Gambar 1. Air terjun yang mengalir di tepi sungai. Sumber: courtesy Pak Ismail.

Aliran air yang membentuk air terjun berasal dari sungai Wining yang berhulu di sekitar kawasan hutan Lambusango. Sungai ini mengalir bercabang-cabang, berkelok-kelok, menggerus perbukitan kapur hingga membentuk tebing-tebing terjal di beberapa bagian.  Air sungai terus mengalir ke arah selatan mengikuti kontur muka bumi hingga bermuara di Teluk Sampolawa.

Pada daerah bukit berkapur yang memiliki kontur curam dan terjal, aliran sungai Wining akan jatuh membentuk air terjun. Uniknya, selain melalui badan sungai, pada tempat-tempat tertentu, air juga mengalir menuruni permukaan dinding tebing yang terjal sehingga membentuk air terjun di sepanjang tepian sungai.

Wining-2-dody94.wordpress.com

Gambar 2. Bongkahan batu cadas di sepanjang sungai. Tampak air terjun terlihat di sisi kiri atas foto. Sumber: courtesy Pak Ismail.

Saat kami berkunjung di bulan Agustus, air sungai mengalir cukup deras. Bongkahan batu cadas berukuran besar menyembul di sepanjang sungai. Air sungai terlihat jernih berwarna kehijauan. Vegetasi tumbuh rapat menutupi permukaan dinding tebing batu cadas yang terjal di sepanjang tepian sungai.

Sayang sekali, kami tak diizinkan untuk turun ke sungai karena sewaktu-waktu air bah dapat mengalir dengan cepat dari arah hulu. Awan memang terlihat semakin menghitam kala kami mengamati sungai dari atas tebing.

Saya pun menghadapi masalah karena baterai kamera telah habis (lowbat). Untunglah, pemandu kami, Pak Ismail berbaik hati membagi foto-foto di lokasi air terjun dan mengizinkan foto-foto tersebut ditampilkan dalam blog ini.

Wining-3-dody94.wordpress.com

Gambar 3. Profil air terjun yang mengalir dari tepi sungai. Tampak vegetasi tumbuh rapat menutupi dinding tebing. Sumber: courtesy Pak Ismail.

Derasnya air sungai dimanfaatkan oleh PLN untuk memutar turbin pembangkit listrik Tenaga Minihidro (PLTM)  yang memasok kebutuhan energi kota Pasarwajo.

Pada tahun 2010, mesin pembangkit listrik di sungai Wining pernah terendam lumpur akibat meluapnya sungai Wining. Hujan deras yang mengguyur pasarwajo selama dua hari dua malam menyebabkan banjir dimana-mana.

Jalan menuju sungai Wining pun putus total akibat tertutup tanah longsor. Kini, di sekitar pembangkit listrik  dibangun tembok yang tinggi untuk menghindari luapan air sungai Wining.

Wining-4-dody94.wordpress.com

Gambar 4. Bongkahan batu (kiri atas), air terjun dari dekat (kanan atas), tembok penahan banjir (kiri bawah), papan peringatan bahaya banjir (kanan bawah). Sumber: courtesy Pak Ismail.

Bulan Juli, Agustus dan September adalah saat yang tepat mengunjungi air terjun Wining karena debit air sungai yang besar menyebabkan air yang jatuh terlihat sangat indah. Pada musim kemarau, aliran air terjun menjadi kecil karena menurunnya debit air. Kurangnya debit air menyebabkan pasokan listrik ke kota Pasarwajo kerap terganggu.

Selain curah hujan, kelestarian hutan Lambusango juga berperan penting menentukan debit air sungai Wining. Sebab, air sungai ini bersumber dari hutan Lambusango. Jika hutan Lambusango ditebang habis, maka riwayat sungai Wining akan berakhir.

Wining-5-dody94.wordpress.com

Gambar 5. PLTM Wining. Sumber: courtesy Pak Ismail.

Ada baiknya, pemerintah kini mulai melakukan diversifikasi dalam penyediaan energi listrik dengan memanfaatkan sumber energi terbarukan. Hal ini harus dilakukan untuk meningkatkan kemandirian bangsa dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil yang persediaannya semakin menipis.

Energi terbarukan seperti cahaya matahari, air, angin dan pasang surut air laut tersedia dalam jumlah yang sangat melimpah di negara kita.

Setelah sekitar setengah jam mengamati air terjun dari PLTM Wining, hujan deras mengguyur daerah sekitar. Kami pun segera pamit pada petugas jaga dan bergegas menuju kendaraan. Kami harus segera kembali ke Pasarwajo karena jalan menuju air terjun ini termasuk daerah rawan longsor.

 

Dipublikasi di Wisata | Tag , , , , , , , | Meninggalkan komentar