Wakatobi: Mutiara dari Laut Banda

Wakatobi terdiri dari gugusan kepulauan di bagian barat Laut Banda Sulawesi Tenggara. Dahulunya, kawasan ini dikenal sebagai Kepulauan Tukang Besi karena sebagian penduduk khususnya di Pulau Binongko berprofesi sebagai pandai besi dengan produk utama berupa parang.

Nama Wakatobi sendiri berasal dari singkatan nama 4 pulau terbesar, yaitu Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko.

Wakatobi-1-dody94.wordpress.com

Gambar 1. Letak Kepulauan Wakatobi. Sumber : Google map.

Beberapa pulau lain yang berukuran lebih kecil diantaranya adalah Kapota (Kambode), Hoga, Lintea, Runduma, Cowo-Cowo dan Moromaho.

Dari fosil terumbu karang yang ditemukan, diketahui bahwa rangkaian pulau-pulau di Wakatobi berasal dari proses pengangkatan (uplift) dasar laut.

Dasar laut ini terangkat melalui terumbu karang yang dulunya tumbuh mengelilingi kompleks gunung api purba. Gunung tersebut kemudian tenggelam dan menyisakan karang cincin (atol).

Sebagian besar kawasan pesisir di daerah ini memiliki pantai yang sempit, curam dan perairan yang dalam (300-1000 m).

Peta Wakatobi-2

Gambar 2. Peta Kepulauan Wakatobi. Sumber: Indonesia travelling.com.

Sebagaimana daerah lainnya di Indonesia, Wakatobi mengalami musim kemarau di bulan Juli dan September dengan curah hujan < 100 mm/bulan. Sedangkan musim hujan terjadi antara bulan Desember hingga Januari (curah hujan > 200 mm/bulan).

Maret-Juni dan Oktober-November adalah waktu yang direkomendasikan untuk berkunjung ke Wakatobi karena ombak di bulan-bulan tersebut cukup bersahabat.

Wakatobi merupakan Taman Nasional terluas kedua di Indonesia dengan area sebesar 1.390.000 Hektar (1.390 km2). Kawasan ini ditetapkan berdasarkan SK. Menhut No.393/Kpts-VI/96 pada tanggal 30 Juli 1996.

Patuno Resort-dody94.worspress.com

Gambar 3. Resort Patuno di Wangi-Wangi. Sumber: dokumentasi pribadi.

Selain wilayah perairan yang luas, area tersebut juga mencakup rangkaian pulau tropis, rataan terumbu karang, gusung dan Atol yang indah.

Hasil survei Rapid Ecological Assesment (REA) yang dilakukan oleh WWF dan The Nature Conservancy (TNC) menunjukkan, bahwa Wakatobi memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi.

Diantaranya adalah 396 spesies karang, 590 spesies ikan karang yang didominasi oleh familia Labridae, Pomacentridae dan Serranidae, 31 jenis foraminifera dan 34 jenis udang Stomatopoda.

Pulau Hoga Kaledupa-dody94.wordpress.com

Gambar 4. Resort di Pulau Hoga. Sumber: dokumentasi pribadi.

Terbatasnya lahan pertanian, menyebabkan penduduk Wakatobi lebih menggantungkan hidupnya pada sektor perdagangan antar pulau. Rute perdagangan mencakup seluruh perairan nusantara termasuk Jawa, Nusa Tenggara, Maluku, Papua bahkan hingga ke Singapura.

Barang dagangan utama meliputi hasil bumi dan produk jadi. Beras, aneka barang kelontong, tekstil, alat rumah tangga dan barang elektronik umumnya didatangkan dari Singapura dan Jawa untuk diperdagangkan di kawasan timur Indonesia.

Sebaliknya, hasil bumi seperti kopra, rempah-rempah dan hasil laut lainnya, dibawa ke Jawa dan Singapura untuk dijual.

Wakatobi memiliki potensi yang sangat besar menjadi daerah wisata, baik untuk  aktifitas wisata biasa maupun kegiatan wisata dengan minat khusus seperti snorkeling dan menyelam.

Kampung Bajo Kaledupa-dody94.wordpress.com

Gambar 5. Kampung Bajo Sampela di Kaledupa. Sumber: dokumentasi pribadi.

Selain terumbu karang, obyek wisata lain yang dapat dinikmati diantaranya adalah perkampungan suku Bajo, hutan mangrove, tepian pantai dan daerah penanaman rumput laut.

Rumput Laut Liya Mawi-dody94.wordpress.com

Gambar 6. Wisata rumput laut di Wangi-Wangi. Sumber: dokumentasi pribadi.

Obyek wisata lainnya adalah danau unik Pulau Kapota, makanan khas seperti Kasuami, Kue Karasi, Landak Laut dan hidangan hasil laut lainnya, pasar pakaian bekas (cakar) serta aneka festival budaya yang diadakan setiap tahun.

Wisata Mangrove Kaledupa-dody94.wordpress.com

Gambar 7. Wisata mangrove di Kaledupa. Sumber: dokumentasi pribadi.

Bahkan, bagi pengunjung yang gemar dengan dunia fotografi, kesibukan di sekitar Pelabuhan Wanci pun bisa menjadi obyek bidikan kamera yang menarik.

Wisata Kuliner Kaledupa-dody94.wordpress.com

Gambar 8. Wisata Kuliner di Kaledupa. Salah satu bahan makanan yang dijual di pasar adalah Landak Laut Tripneustes gratilla (kanan bawah). Sumber: dokumentasi pribadi.

Akhir-akhir ini, Wakatobi semakin dikenal sebagai salah satu daerah tujuan wisata bahari di Indonesia. Dibukanya bandar udara Matahora di Pulau Wangi-Wangi semakin memudahkan akses wisatawan domestik dan mancanegara untuk berkunjung.

Bandara Matahora-dody94.worspress.com

Gambar 9. Bandar Udara Matahora di Wangi-Wangi (atas). Pantai Pulau Kapota/ Kambode (bawah). Sumber: dokumentasi pribadi.

Sarana dan prasarana seperti jalan, hotel dan rumah makan pun semakin banyak dibangun. Selamat menikmati keindahan mutiara dari Laut Banda.

Pesan Bijak-dody94.wordpress.com

Gambar 10. Rangkaian kata inspiratif di sekitar kami. Sumber: dokumentasi pribadi.

Pos ini dipublikasikan di Wisata dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Wakatobi: Mutiara dari Laut Banda

  1. penyakitgondok2013 berkata:

    Terimakasih infonya gan … http://bit.ly/JX4yD3

  2. D-094 berkata:

    Iya, sama-sama mas bro….🙂

Komentar ditutup.