Istilah “rumput laut” dan “bulu babi” benar atau salah ?.

Belajar tumbuhan dan hewan laut itu ternyata gampang-gampang susah. Gampangnya, kalau bersua biota laut yang mirip dengan saudaranya di darat, kita tinggal menambah embel-embel “laut” di belakang namanya. Contohnya: Cemara Laut, Singa Laut, Kuda Laut, Bambu Laut dan sebagainya.

Singa Laut

Gambar 1. Searah jarum jam. Cemara Gunung (kiri atas). Cemara Laut (kanan atas). Singa Laut (kanan bawah). Singa (kiri bawah).

Susahnya, orang Indonesia sering memberi nama pada suatu benda sesuka hatinya. Salah satu contoh yang sangat mengganggu penulis adalah pemberian nama “rumput laut” untuk jenis ganggang (alga) yang hidup di laut. Padahal bentuk dan ciri ganggang laut ini sangatlah jauh berbeda jika dibandingkan dengan rumput yang ada di darat.

Bahasa Inggris nampaknya lebih tepat memberikan nama untuk alga ini. Mereka menyebut alga dengan nama “seaweed” yang secara harfiah, dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai “gulma laut” atau “belukar laut”. Untuk jenis tumbuhan laut yang bentuknya benar-benar mirip rumput, secara konsisten Bahasa Inggris menyebutnya dengan nama “Seagrass“. Sedangkan kita menyebutnya dengan istilah “Lamun”.

Kuda Laut

Gambar 2. Searah jarum jam. Kuda (kiri atas). Kuda Laut (kanan atas). Bambu Laut (kanan bawah). Bambu (kiri bawah).

Dalam Kamus besar bahasa Indonesia (KBBI), kata “lamun” memiliki cakupan makna yang luas seperti :

  1. Termenung, khayalan, angan-angan, fantasi. Ini terdapat dalam kata “melamun“.
  2. Tetapi, namun, biarpun, meskipun, asalkan, jikalau. Contohnya: Ombak begitu besar, lamun kami tetap berlayar jua.
  3. Digenangi, dilingkupi, dirundung. Misalnya pada kata: “Kapal Titanic akhirnya karam dilamun ombak.

Ironisnya, istilah lamun yang diartikan sebagai tumbuhan laut tidak ditemukan sama sekali dalam KBBI. Salah kaprah istilah “rumput laut” yang awalnya berasal dari istilah dalam dunia perdagangan ini, hanyalah salah satu contoh dari begitu rancunya bahasa kita. Sebagai pengguna bahasa, penulis merasa sangat terusik dengan kenyataan ini. Kesal sekali rasanya. Galau juga dan… Sakitnya tuh di sini….. Hehehe. Istilah rumput laut itu tidak salah, hanya kurang tepat sasaran (meminjam istilah pejabat-pejabat kita).

Rumput Laut

Gambar 3. Searah jarum jam. Ganggang Laut Segar Kappaphycus alvarezii yang saat ini dikenal dengan nama rumput laut (kiri atas). Rumput (kanan atas). Seagrass:  Zostera marina (kanan bawah). Ganggang Laut yang sudah dipanen dan dikeringkan  (kiri bawah). Diantara seluruh gambar (kecuali kanan atas), manakah yang paling mirip dengan rumput?.

Solusinya?. Ada baiknya kita mengikuti saja istilah dalam bahasa Inggris. Untuk alga (seaweed) kita bisa menyebutnya sebagai Ganggang Laut, Alga Laut, Gulma Laut atau Belukar Laut. Sedangkan untuk lamun (seagrass), kita ganti saja dengan istilah “Rumput Laut”. Mengapa harus diganti? karena sejatinya, seagrass itulah yang paling mirip bentuknya dengan rumput yang tumbuh di darat. Untuk kata”lamun”, sesuai dengan KBBI, kita kembalikan ke ranah asalnya.

Bagaimana dengan Bulu Babi?.  Untuk istilah ini, penulis tidak tahu asal-usul penamaannya. Hanya saja penamaan dengan istilah tersebut terkesan kurang tepat. Dalam ilmu Hayat, istilah bulu lebih umum digunakan untuk burung dan hewan lainnya. Sedangkan rambut digunakan untuk menyebut organ penutup tubuh pada mamalia. Dengan demikian, istilah bulu babi kurang tepat. Harusnya rambut babi, karena babi termasuk mamalia.

Bagian yang paling menonjol dari hewan yang disebut Bulu Babi adalah duri-duri yang ada di sekujur tubuhnya. Duri-duri ini menyebabkan Bulu Babi memiliki kenampakan seperti Landak. Mungkin bagi sebagian orang jaman dulu, kenampakan duri ini mirip dengan rambut-rambut babi hutan yang panjang dan kasar, sehingga hewan tersebut disebut Bulu Babi.

Landak Laut

Gambar 4. Searah jarum jam. Rambut muka Babi Kalimantan Sus barbatus (kiri atas). Rambut jabrik di kepala dan tengkuk Babi Visayan/Filipina Sus cebifrons (kanan atas). Bulu Babi Merah Strongylocentrus fransciscanus (kanan bawah). Landak Jawa Albino Hystrix javanicus  (kiri bawah). Diantara seluruh gambar (kecuali kanan bawah), manakah yang paling mirip dengan Bulu Babi?.

Dalam bahasa Inggris, Bulu Babi disebut “Sea Urchin“. Urchin adalah nama lain untuk Hedgehog, sejenis Landak berduri pendek.   Dari foto di atas, kenampakan duri bulu babi lebih mirip dengan duri landak dibandingkan dengan rambut kasar dan panjang milik babi.  Jadi, ada baiknya nama Bulu Babi itu kita ganti dengan Landak Laut. Lebih benar dan lebih tepat. Bagaimana menurut sobat?.

Pos ini dipublikasikan di Laut dan tag , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Istilah “rumput laut” dan “bulu babi” benar atau salah ?.

  1. Ping balik: Mengenal jenis-jenis rumput laut Indonesia (1) | Cakrawala

Komentar ditutup.